Showing posts with label cinta. Show all posts
Showing posts with label cinta. Show all posts

Monday, 10 January 2011

Engkau bersama yang engkau cintai

Jika orang mencintai Allah dan Rasul-Nya, maka dia akan mendapatkan keutamaan berikut ini.

Dari Anas bin Malik, beliau mengatakan bahwa seseorang bertanya pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

مَتَّى السَّاعَةُ يَا رَسُولَ اللَّهِ

“Kapan terjadi hari kiamat, wahai Rasulullah?”

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata,

مَا أَعْدَدْتَ لَهَا

“Apa yang telah engkau persiapkan untuk menghadapinya?”

Orang tersebut menjawab,

مَا أَعْدَدْتُ لَهَا مِنْ كَثِيرِ صَلاَةٍ وَلاَ صَوْمٍ وَلاَ صَدَقَةٍ ، وَلَكِنِّى أُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ

“Aku tidaklah mempersiapkan untuk menghadapi hari tersebut dengan banyak shalat, banyak puasa dan banyak sedekah. Tetapi yang aku persiapkan adalah cinta Allah dan Rasul-Nya.”

Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata,

أَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ

“(Kalau begitu) engkau akan bersama dengan orang yang engkau cintai.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat lain di Shohih Bukhari, Anas mengatakan,

فَمَا فَرِحْنَا بِشَىْءٍ فَرَحَنَا بِقَوْلِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – « أَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ » . قَالَ أَنَسٌ فَأَنَا أُحِبُّ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – وَأَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ ، وَأَرْجُو أَنْ أَكُونَ مَعَهُمْ بِحُبِّى إِيَّاهُمْ ، وَإِنْ لَمْ أَعْمَلْ بِمِثْلِ أَعْمَالِهِمْ

“Kami tidaklah pernah merasa gembira sebagaimana rasa gembira kami ketika mendengar sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: Anta ma’a man ahbabta (Engkau akan bersama dengan orang yang engkau cintai).”

Anas pun mengatakan,

فَأَنَا أُحِبُّ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – وَأَبَا بَكْرٍ وَعُمَرَ ، وَأَرْجُو أَنْ أَكُونَ مَعَهُمْ بِحُبِّى إِيَّاهُمْ ، وَإِنْ لَمْ أَعْمَلْ بِمِثْلِ أَعْمَالِهِمْ

“Kalau begitu aku mencintai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakar, dan ‘Umar. Aku berharap bisa bersama dengan mereka karena kecintaanku pada mereka, walaupun aku tidak bisa beramal seperti amalan mereka.”

Itulah keutamaan orang yang mencintai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, orang sholeh, pelaku kebaikan yang masih hidup atau pun yang telah mati. Namun, kecintaan ini dilakukan dengan melakukan perintah Allah dan Rasul-Nya, menjauhi setiap larangan dan beradab sesuai yang diajarkan oleh syari’at Islam. (Lihat Syarh Muslim, 8/483)

Bandingkan, bagaimana jika yang dicintai, diidolakan dan diagungkan adalah para artis dan pemain bola? Lihatlah sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di atas: “Kalau begitu engkau bersama dengan orang yang engkau cintai”.

Ditegaskan pula dalam riwayat Thobroni dalam Mu’jamnya, dari ‘Aisyah secara marfu’ (sampai pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam),

لَا يُحِبّ أَحَد قَوْمًا إِلَّا حُشِرَ مَعَهُمْ يَوْم الْقِيَامَة

“Tidaklah seseorang mencintai suatu kaum melainkan dia akan dikumpulkan bersama mereka pada hari kiamat nanti.” (Lihat ‘Aunul Ma’bud, 11/164, Asy Syamilah). Siapa yang mau dikumpulkan di hari kiamat bersama dengan orang-orang pelaku maksiat atau orang-orang kafir[?]

Jadikanlah idolamu dan tambatan cintamu adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakr, Umar, Utsman, para sahabat lainnya, dan orang sholeh bukan para artis, pemain bola dan pelaku maksiat lainnya.

Realisasikan cintamu dengan mengikuti jejak mereka (orang-orang sholeh) dalam setiap perkataan dan perbuatan. Baca artikel lainnya berikut ini.

Semoga Allah Ta’ala mengumpulkan kita bersama para Nabi, shidiqin, syuhada dan orang-orang sholeh.

Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat. Wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.

sumber:http://afifah-ekonomi.blogspot.com/2010/11/luar-biasa-gilanya-ketika-artis-dan.html



Salam my blog

Wednesday, 5 January 2011

10 Kisah Percintaan yang Melegenda

Setiap negara punya kisah percintaan yang melegenda dan menjadi inspirasi setiap orang di penjuru dunia. Nah, inilah sepuluh diantaranya yang bisa menjadi panutan.

1. Romeo dan Juliet:

Romeo dan Juliet adalah cerita cinta yang terjadi pada abad ke 16. Cerita yang berkembang di Inggris ini mengisahkan tentang dua sejoli yang ditentang oleh kedua keluarga. Romeo dan Juliet dua anak muda akhirnya menemui ajalnya dalam cerita yang digubah oleh Shakespeare di tahun 1956 itu.

2. Peter Abelard dan Heloise:

Peter Abelard and Heloise adalah kisah cinta bersejarah di abad ke 12 yakni di Perancis. Hubungan antara murid dan guru itu akhirnya berakhir pada pernikahan diam-diam. Namun sayangnya paman dari Abelard mengeahui hal itu dan di kebiri. Abelard akhirnya menjadi rahib/rabi. Mereka di pisahkan namun mereka terus berkirim surat hingga akhir hayat mereka.

3. Shah Jahan dan Arjumand Bann Begum:
Shah Jahan and Arjumand Bann Begum adalah cerita diabad 17th dalam sejarah India. Pasangan yang saling mencintai ini harus berpisah saat sang istri meninggal di usia 39 tahun saat melahirkan anak ke 14.  Sang suami akhirnya membuat Taj Mahal (sampai sekarang menjadi simbol cinta di India) sebuah bangunan megah untuk mengenang sang istri.

4. Kermit dan Miss Piggy:
Kermit and Miss Piggy adalah cerita abad 20 dari Amerika. Kisah cinta yang unik memang tidak melihat perbedaan apapun.

5. Robert dan Elizabeth Barrett Browning:

Robert and Elizabeth Barrett Browning cerita klasik abad 19 dari Inggris. Elizabeth menentang keluarganya untuk menikah dengan seorang penyair. Mereka melarikan diri ke Italia dan menghasilkan sebuah karya yang terkena "Sonnets from the Portugese."

6. Rhett Butler dan Scarlett O’Hara:
Rhett Butler and Scarlett O’Hara kisah cinta abad 20 dalam literatur Inggris. Kisah percintaan mereka terjadi saat perang sipil.

7. Cinderella dan Prince Charming:

Cinderella dan Prince Charming dari abad 17 yang berasal dari Perancis. Berasal dari legenda Eropa Barat yang memberikan pesan pada perempuan, kalau pangeran cinta akan datang untuk mereka yang baik hati.

8. Dante Alighieri dan Beatrice:
Dante Alighieri dan Beatrice berasal dari cerita di abad 13 di Italia. Seorang penulis terinspirasi oleh teman masa kecilnya. Namun mereka tidak pernah bersama (menikah). Namun Beatrice  selalu menjadi inspirasi sang penulis. Dante menuliskan banyak puisi yang beberapa diantaranya "The Divine Comedy" dan  31 sajak cinta "La Vita Nuova".

9. Guinevere and Lancelot:
Guinevere and Lancelot, berasal dari cerita abad ke 14 Inggris. Kisah cinta kerajaan ini melibatkan antara raja dan ratu dalam merebut kekuasaan.

10. Layla dan Majnun:
seorang pemuda penyair bernama Qais yang tergila-gila oleh seorang gadis bernama Laila. Kecintaan terhadap Laila membuat Qais benar-benar menjadi "gila" sehingga dijuluki "si majnun" (majnun adalah kata dalam bahasa arab yang artinya adalah gila). karena kegilaan ini si majnun justru tidak bisa menikah dengan laila.

Laila akhirnya menikah dengan ibnu salam, seorang pemuda yang sangat penyabar. Laila mencintai majnun, namun ia tidak kuasa menolak lamaran ibnu salam yang memang sangat baik. Laila tidak pernah mencintai suaminya, sementara majnun dengan kegilaannya menjadi penyair yang kemana-mana meneriakkan perasaan cintanya kepada Laila. 

 Sumber: http://www.rileks.com/funz/top-10-hot/36721-top-ten-kisah-percintaan-epik-yang-melegenda.html

Salam my blog

Monday, 27 December 2010

Kondisi Darah Manusia Ketika Berdoa, Sedih, Takut dan Jatuh Cinta

Sebuah penelitian dilakukan oleh pakar EFT (Emotional Freedom Techniques) untuk menunjukkan bagaimana kondisi darah manusia disaat normal, sedih, gembira, jatuh cinta dan saat berdoa.

Pakar EFT yang bernama Dr. Felicy tersebut mengambil sampel darah seorang pasien bernama Rebecca, kemudian memotretnya dengan menggunakan “darkfield microscope” yang dihubungkan dengan monitor komputer.

Dan tampaklah perubahan drastis pada darah Rebecca tersebut setiap kali emosinya berubah. Berikut ini adalah foto darah seorang Rebecca sebelum dan sesudah melakukan EFT.

Rebecca melakukan EFT dengan mengundang emosi “sedih” dengan cara memikirkan saat-saat sedih sampai dia menangis, lalu sang pakar EFT mengambil sampel darahnya.


Kondisi darah saat sedih,
Sel darah begerak cepat dan berbentuk air mata


Lalu Rebecca menggunakan EFT untuk mengundang energi “cinta” untuk memasuki tubuh dan darahnya. Dan seketika darahnya kembali normal, dan sel-sel darah bergerak dengan indah dan timbul substansi yang berkilauan dalam cairan darah.



Kondisi darah saat merasakan cinta,
Sel darah bergerak pelan dan cenderung berkumpul


Satu kenyataan menarik pada sampel darah saat “sedih” terjadi perubahan seperti pada sampel darah saat “merasakan cinta”. Jadi walaupun darah itu sudah meninggalkan tubuh Rebecca ia tetap masih berhubungan dengan pemiliknya.

Kemudian seorang Rebecca mengundang rasa takut dan memikirkan kejadian menakutkan yang pernah ia alami. Dan sel-sel dalam darahnya bergerak tidak beraturan dengan sangat cepat dan terlihat berjauhan. Mungkin ini adalah akibat dari produksi adrenalin sebagai reaksi normal atas rasa takut.

Kondisi darah saat merasa takut,
Sel darah bergerak tidak beraturan dan berjauhan dengan sangat cepat


Lalu Rebecca mecoba untuk memikirkan “sifat feminine Tuhan”, yang dalam keyakinan agamanya ia sebut “divine mother”, sifat penyayang, penyantun dan pemelihara.

Dan memohon kepada-Nya untuk menyalurkan energi feminine itu kedalam tubuh dan darahnya. Saat berdoa tersebut, Rebecca merasakan seperti ini,

“saya merasakan gelombang energi yang begitu besarnya menyelimuti diri saya, saya sampai menangis bahagia karenanya”

Saat sampel darah Rebecca diambil setelah berdoa dan merasakan pengalaman religius itu, kemudian dilihatkan dibawah mikroskop yang dihubungkan dengan komputer, semua yang hadir dilaboratorium itu seketika terdiam dan terpana karena melihat komdisi darah yang sama sekali berbeda dengan yang lain.

Kondisi darah saat berdoa,
Timbul substansi putih berkilauan, darah bergerak pelan dan sangat teratur


Cairan darahnya sangat cerah, gerakan sel darah sangat tenang seakan bergerak dengan penuh kedamaian, muncul banyak substansi yang berkilauan. Di dalam sel darah terdapat substansi yang bercahaya dan berdenyut seperti denyutan jantung mini.

Sumber